PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM) 
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan KKM:
  • Hitung jumlah KD setiap mata pelajaran setiap kelas
  • Tentukan kekuatan/nilai untuk setiap aspek/komponen sesuai dengan masing-masing aspek :
    1. Aspek kompleksitas
Semakin kompleks (sukar) KD maka nilainya semakin rendah, tetapi semakin mudah KD maka nilainya semakin tinggi.
    2. Aspek sumber daya pendukung
Semakin tinggi daya pendukung (SDM pendidik, warga sekolah, sapras, dan lain-lain) maka nilainya semakin tinggi.
    3. Aspek Intake
Semakin tinggi kemampuan awal siswa (intake) maka nilainya semakin tinggi.
  •     Jumlah nilai setiap komponen selanjutnya dibagi 3 untuk menentukan KKM setiap KD.
  •     Jumlah seluruh KKM SD selanjutnya dibagi dengan jumlah KD untuk menentukan KKM mata pelajaran.
  •     KKM setiap mata pelajaran pada setiap kelas tidak sama tergantung pada kompleksitas KD, daya dukung, & potensi siswa (intake).

Contoh Penerapan KKM 

KKM mata pelajaran B. Indonesia, KD. 3.1. kompleksitas 65, daya pendukung 75, intake 73, maka KKM KD B1 = (65+75+73)/3 = 71
KKM mata pelajaran B. Indonesia, KD. 3.11 = 71, KD 3.2. = 70, KD 3.3. = 72, KD 3.4. = 73, KD 3.5. = 69
= (71+70+72+73+75+69)/6 = 71. 
Jadi KKM Mata Pelajaran B. Indonesia = 71
Rentang nilai pada setiap aspek kompleksitas, daya dukung, dan intake siswa antara 40 – 100.
Untuk lebih jelasnya silahkan anda dapat mengunduhnya dibawah ini:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.